
Cara menghitung biaya es batu per gelas dimulai dengan mengetahui biaya es per kilogram yang benar-benar diterima usaha, kemudian mengalikannya dengan berat es yang digunakan untuk setiap minuman. Jika ada ongkir atau es yang terbuang, biaya tersebut sebaiknya ikut diperhitungkan.
Perhitungan ini penting karena harga satu kemasan es belum menunjukkan biaya aktual untuk setiap gelas. Dua usaha yang membeli es dengan harga sama dapat memiliki biaya per minuman berbeda jika takaran es, biaya pengiriman, atau tingkat waste-nya berbeda.
Jawaban singkat: Biaya es batu per gelas = biaya es per kg × berat es yang digunakan per gelas. Contohnya, jika biaya es Rp1.300/kg dan satu minuman menggunakan 200 gram atau 0,2 kg es, biaya esnya sekitar Rp260 per gelas.
Rumus Menghitung Biaya Es Batu per Gelas
| Perhitungan | Rumus |
|---|---|
| Biaya es per kg | Total biaya es ÷ total berat es |
| Takaran es dalam kg | Berat es dalam gram ÷ 1.000 |
| Biaya es per gelas | Biaya es per kg × takaran es per gelas |
| Biaya es termasuk ongkir | (Harga es + ongkir) ÷ total berat |
| Biaya aktual dengan waste | Total biaya ÷ berat es yang benar-benar dapat digunakan |
Untuk mendapatkan angka yang paling berguna bagi operasional, jangan berhenti pada harga beli. Gunakan biaya aktual sampai produk berada di tempat usaha dan siap digunakan.
Contoh Cara Menghitung Biaya Es per Gelas
Misalnya sebuah usaha membeli satu kemasan es batu kristal 20 kg seharga Rp26.000.
Biaya per kilogramnya adalah:
Rp26.000 ÷ 20 kg = Rp1.300/kg
Jika satu gelas menggunakan 200 gram es atau 0,2 kg:
Rp1.300 × 0,2 kg = Rp260
Jadi, dalam contoh tersebut, biaya es batu untuk satu gelas adalah sekitar Rp260, belum termasuk ongkir atau waste jika ada.
Tabel Contoh Biaya Berdasarkan Takaran Es
Dengan contoh biaya es Rp1.300/kg, perkiraan biaya per gelas menjadi:
| Takaran Es per Gelas | Berat dalam Kg | Biaya Es per Gelas |
|---|---|---|
| 100 gram | 0,10 kg | Rp130 |
| 150 gram | 0,15 kg | Rp195 |
| 180 gram | 0,18 kg | Rp234 |
| 200 gram | 0,20 kg | Rp260 |
| 250 gram | 0,25 kg | Rp325 |
| 300 gram | 0,30 kg | Rp390 |
Angka di atas adalah contoh perhitungan, bukan rekomendasi takaran untuk semua jenis minuman. Takaran aktual perlu ditentukan berdasarkan ukuran gelas, resep, jumlah cairan, topping, dan standar penyajian masing-masing usaha.
1. Tentukan Harga Es per Kilogram
Harga supplier sering diberikan dalam bentuk harga per kemasan atau bal. Agar dapat digunakan untuk menghitung food cost, ubah angka tersebut menjadi biaya per kilogram.
Harga per kg = harga satu kemasan ÷ berat kemasan
Contoh:
- Harga kemasan: Rp26.000
- Berat: 20 kg
- Harga per kg: Rp1.300
Menggunakan harga per kilogram membuat perbandingan antar-supplier dan antar-takaran menjadi jauh lebih mudah.
2. Timbang Es yang Benar-Benar Digunakan per Gelas
Kesalahan yang sering terjadi adalah memperkirakan takaran hanya berdasarkan jumlah scoop atau ketinggian es di dalam gelas. Untuk membuat perhitungan biaya yang akurat, timbang es secara langsung.
Cara sederhananya:
- Siapkan gelas yang biasa digunakan.
- Masukkan es sesuai standar penyajian.
- Timbang berat es.
- Ulangi beberapa kali.
- Gunakan nilai rata-ratanya.
Lakukan pengukuran untuk setiap ukuran gelas karena cup 12 oz, 16 oz, dan 22 oz belum tentu memiliki kebutuhan es yang sama.
3. Buat Standar Takaran untuk Setiap Menu atau Ukuran Gelas
Setelah berat aktual diketahui, tetapkan standar yang dapat digunakan seluruh staf.
| Ukuran Gelas | Takaran Es | Biaya per Gelas |
|---|---|---|
| 12 oz | Isi berdasarkan hasil timbang usaha | Takaran × biaya/kg |
| 16 oz | Isi berdasarkan hasil timbang usaha | Takaran × biaya/kg |
| 22 oz | Isi berdasarkan hasil timbang usaha | Takaran × biaya/kg |
Standardisasi bukan hanya berguna untuk menghitung biaya. Takaran es yang konsisten juga membantu menjaga suhu, pengenceran, dan hasil minuman antarpesanan. Pembahasannya tersedia dalam artikel apakah es batu memengaruhi rasa minuman.
4. Masukkan Ongkir ke Biaya Es Jika Memang Dibayar Terpisah
Harga produk belum tentu sama dengan biaya es yang benar-benar sampai di tempat usaha. Jika ada biaya pengiriman, ongkir perlu dialokasikan ke seluruh kilogram es dalam pesanan.
Misalnya:
- Es 40 kg: Rp50.000
- Ongkir: Rp10.000
- Total biaya: Rp60.000
Maka biaya aktualnya:
Rp60.000 ÷ 40 kg = Rp1.500/kg
Jika satu gelas menggunakan 200 gram:
Rp1.500 × 0,2 kg = Rp300 per gelas
Tanpa memasukkan ongkir, usaha mungkin menganggap biaya es hanya Rp250 per gelas. Padahal biaya riilnya dalam contoh ini adalah Rp300.
5. Perhitungkan Waste atau Es yang Tidak Terpakai
Tidak seluruh es yang dibeli selalu masuk ke minuman pelanggan. Sebagian dapat hilang karena mencair, tercecer, salah penanganan, atau tersisa dalam kondisi yang tidak lagi digunakan.
Contohnya, usaha membeli 20 kg es tetapi hanya 19 kg yang akhirnya dapat digunakan.
Jika harga pembelian Rp26.000:
Rp26.000 ÷ 19 kg = sekitar Rp1.368/kg usable ice
Dengan takaran 200 gram per gelas, biaya aktual menjadi sekitar:
Rp1.368 × 0,2 = sekitar Rp274 per gelas
Selisih per gelas memang terlihat kecil. Namun, jika dikalikan ratusan atau ribuan minuman, waste dapat menjadi biaya yang signifikan.
Apa Saja yang Menyebabkan Waste Es Batu?
Waste dapat berasal dari berbagai bagian operasional:
- Es terlalu lama berada di luar freezer
- Freezer atau cool box terlalu sering dibuka
- Es dikeluarkan terlalu banyak sekaligus
- Staf menggunakan takaran berbeda-beda
- Es jatuh atau terkena permukaan yang tidak bersih
- Stok melebihi kapasitas penyimpanan
- Es sudah dikeluarkan tetapi tidak terpakai
Penyimpanan yang baik dapat membantu mengurangi bagian dari waste tersebut. Lihat panduan cara menyimpan es batu kristal.
Kenapa Harga per Bal Saja Tidak Cukup?
Dua supplier dapat menawarkan harga yang berbeda, tetapi supplier dengan harga nominal lebih murah belum tentu menghasilkan biaya per gelas yang lebih rendah.
Untuk membandingkan biaya secara lebih adil, perhatikan:
- Berat aktual setiap kemasan
- Harga produk
- Biaya pengiriman
- Kondisi es saat diterima
- Jumlah es yang mencair atau tidak dapat digunakan
- Konsistensi pasokan
- Minimum pemesanan
Karena itu, evaluasi supplier sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga per kemasan. Panduan lengkapnya dapat dibaca di cara memilih supplier es batu kristal untuk usaha.
Cara Menghitung Biaya Es untuk 100 Gelas
Setelah mengetahui biaya per gelas, perhitungan untuk volume yang lebih besar menjadi sederhana.
Misalnya biaya es adalah Rp260 per gelas.
100 gelas × Rp260 = Rp26.000
Untuk 200 gelas:
200 × Rp260 = Rp52.000
Untuk 500 gelas:
500 × Rp260 = Rp130.000
| Jumlah Gelas | Biaya Es @ Rp260/Gelas |
|---|---|
| 50 gelas | Rp13.000 |
| 100 gelas | Rp26.000 |
| 200 gelas | Rp52.000 |
| 300 gelas | Rp78.000 |
| 500 gelas | Rp130.000 |
Dengan angka ini, pemilik usaha dapat memasukkan biaya es ke perhitungan harga pokok minuman bersama kopi, susu, teh, sirup, cup, tutup, sedotan, dan bahan lainnya.
Bagaimana Memasukkan Es Batu ke Food Cost Minuman?
Es sebaiknya diperlakukan sebagai salah satu komponen biaya setiap minuman, terutama untuk bisnis dengan volume penjualan tinggi.
Contoh sederhana komponen biaya satu gelas:
| Komponen | Contoh Biaya |
|---|---|
| Bahan minuman | Sesuai resep |
| Es batu | Rp260 |
| Cup dan tutup | Sesuai harga kemasan |
| Topping | Jika digunakan |
| Sedotan / packaging tambahan | Jika digunakan |
Jumlahkan seluruh komponen untuk memperoleh direct material cost per gelas. Dari sana, usaha dapat menghitung margin dan menentukan apakah harga jual masih sesuai dengan target keuntungan.
Apakah Perbedaan Rp50 per Gelas Penting?
Pada satu gelas, selisih Rp50 mungkin terlihat kecil. Namun, pada volume tinggi dampaknya menjadi lebih besar.
| Volume Penjualan | Selisih Rp50/Gelas |
|---|---|
| 100 gelas | Rp5.000 |
| 1.000 gelas | Rp50.000 |
| 5.000 gelas | Rp250.000 |
| 10.000 gelas | Rp500.000 |
Karena itu, standardisasi es dapat memberikan manfaat yang cukup besar ketika bisnis mulai memiliki volume transaksi tinggi.
Bagaimana Standardisasi Scoop Membantu Mengontrol Biaya?

Jika satu staf menggunakan 150 gram es dan staf lain menggunakan 250 gram untuk menu yang sama, biaya dan hasil penyajian akan sulit dikontrol.
Setelah berat standar ditentukan, gunakan:
- Scoop yang sama
- Level pengisian yang sama
- Ukuran gelas yang konsisten
- SOP sederhana untuk staf
Lakukan pengecekan ulang sesekali menggunakan timbangan agar jumlah aktual tidak semakin jauh dari standar.
Biaya Es dan Kapasitas Freezer Juga Saling Berkaitan
Membeli dalam jumlah besar dapat menurunkan biaya pembelian atau pengiriman pada kondisi tertentu, tetapi keuntungan tersebut dapat hilang jika freezer tidak mampu menyimpan seluruh stok dengan baik.
Stok berlebihan dapat meningkatkan risiko:
- Es mencair sebelum masuk freezer
- Freezer terlalu penuh
- Kemasan sulit ditata
- Produk lebih sering keluar masuk penyimpanan
- Waste meningkat
Karena itu, jumlah pembelian perlu diseimbangkan dengan pola pemakaian dan kapasitas freezer, bukan semata-mata mengejar harga paling rendah.
Lebih Efisien Pesan Banyak atau Sedikit tapi Rutin?
Tidak ada satu jawaban yang berlaku untuk semua usaha. Bandingkan total biaya kedua model.
Pesanan besar dapat mengurangi frekuensi pengiriman, tetapi membutuhkan ruang freezer lebih banyak.
Pesanan lebih kecil dan rutin dapat lebih cocok untuk tempat usaha dengan penyimpanan terbatas, meskipun faktor biaya pengiriman perlu diperhitungkan.
Untuk menentukan model yang lebih sesuai, lihat artikel pasokan es batu rutin vs pesanan sekali.
Cara Menurunkan Biaya Es per Gelas Tanpa Mengorbankan Konsistensi
Tujuan kontrol biaya bukan menggunakan es sesedikit mungkin. Pengurangan berlebihan dapat mengubah suhu, volume, dan karakter minuman.
Yang lebih efektif adalah mengurangi ketidakefisienan:
- Timbang takaran es setiap ukuran gelas.
- Buat standar penggunaan untuk staf.
- Kurangi es yang terbuang atau mencair.
- Sesuaikan jumlah pembelian dengan kapasitas freezer.
- Bandingkan biaya delivered per kilogram, bukan hanya harga produk.
- Evaluasi pemakaian aktual setiap minggu atau bulan.
Dengan pendekatan tersebut, usaha dapat mengontrol biaya tanpa mengubah pengalaman pelanggan secara sembarangan.
Checklist Menghitung Biaya Es Batu per Gelas
- Catat harga es per kemasan
- Catat berat setiap kemasan
- Hitung harga per kilogram
- Masukkan ongkir jika ada
- Timbang es per ukuran gelas
- Hitung biaya es per gelas
- Catat waste atau es yang terbuang
- Bandingkan pemakaian aktual dengan standar
- Evaluasi biaya secara berkala
Kesimpulan
Cara menghitung biaya es batu per gelas adalah dengan mengalikan biaya es per kilogram dengan berat es yang digunakan pada setiap minuman. Agar hasilnya lebih akurat, masukkan juga ongkir dan waste jika keduanya menjadi biaya nyata bagi usaha.
Sebagai contoh, apabila biaya es Rp1.300/kg dan satu gelas menggunakan 200 gram es, biaya dasarnya sekitar Rp260 per gelas. Angka tersebut kemudian dapat dimasukkan ke food cost bersama bahan minuman dan kemasan.
Bagi usaha dengan volume tinggi, standardisasi takaran dan pengendalian waste penting karena selisih biaya kecil per gelas dapat menjadi jumlah yang besar ketika dikalikan ribuan transaksi.
Butuh Pasokan Es Batu Kristal untuk Usaha Minuman?
Esprime menyediakan es batu kristal kemasan 20 kg untuk kedai minuman, kafe, restoran, katering, dan berbagai kebutuhan usaha lainnya.
Pelajari layanan supplier es batu kristal Esprime atau hubungi Esprime melalui WhatsApp untuk mendiskusikan kebutuhan pasokan usaha Anda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Bagaimana cara menghitung biaya es batu per gelas?
Hitung biaya es per kilogram terlebih dahulu, kemudian kalikan dengan berat es yang digunakan per gelas dalam satuan kilogram. Jika biaya es Rp1.300/kg dan penggunaan 0,2 kg, biaya esnya Rp260 per gelas.
Apakah ongkir perlu dimasukkan ke biaya es per gelas?
Ya, jika ongkir dibayar terpisah dan menjadi bagian dari biaya mendapatkan es. Tambahkan ongkir ke harga produk, kemudian bagi dengan total berat es yang diterima.
Berapa gram es yang sebaiknya digunakan per gelas?
Tidak ada satu takaran yang cocok untuk semua minuman. Timbang kebutuhan aktual berdasarkan ukuran gelas, resep, volume cairan, topping, dan standar penyajian usaha.
Apakah es yang mencair perlu dihitung sebagai waste?
Jika es yang mencair tidak dapat digunakan untuk minuman, jumlah tersebut sebaiknya dicatat sebagai waste karena tetap merupakan bagian dari produk yang sudah dibeli.
Kenapa biaya es per gelas perlu dihitung?
Perhitungan membantu usaha mengetahui food cost yang lebih akurat, membandingkan supplier, mengontrol takaran staf, mengurangi waste, dan mengevaluasi margin setiap minuman.